Pages

Oscar, Anjing yang Telah Mengelilingi Dunia

Saturday, July 30, 2011

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B14D000005DC-291_640x422.jpg

Oscar merupakan seekor anjing yang tidak lumrah. Tahun ini, Oscar mengeliling lima benua, singgah di 29 negara, dan berhenti di tempat-tempat terkenal, mulai dari Menara Eiffel di Perancis hingga Taj Mahal di India.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B171000005DC-215_308x614.jpg
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B129000005DC-350_308x614.jpg


Kisah petualangan Oscar bermula dari Afrika Selatan. Joanne Lefson yang berdarah setengah Inggris dan setengah Afrika Selatan menyelamatkan Oscar dari sebuah kandang anjing di negara itu lima tahun lalu.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B17D000005DC-364_642x510.jpg
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B009000005DC-918_636x390.jpg
Mei tahun ini, mereka berdua memulai perjalanan panjang keliling dunia yang bertujuan untuk menginspirasi jutaan orang agar menyelamatkan anjing-anjing lain yang hidup liar di jalanan. Setelah melewati sungai-sungai penuh buaya, berjalan di Tembok Besar Cina, dan melarikan diri dari kejaran polisi Italia, Oscar akhirnya menyelesaikan turnya pada minggu lalu. Mereka menutup turnya di patung Yesus Sang Penebus yang terkenal di Rio, Brasil.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9AFB1000005DC-264_310x621.jpg
Perjalanan Oscar selama enam bulan dengan biaya 25.000 poundsterling atau sekitar Rp 3,7 miliar yang didanai Joanne dengan menjual rumahnya itu juga menyinggahi 15.000 tempat penampungan anjing yang menakjubkan dan lebih dari 50 pusat penyelamatan binatang.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B089000005DC-116_636x399.jpg
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B1A9000005DC-21_636x370.jpg

Joanne mengatakan, "Saya menjual rumah untuk mendanai perjalanan ini, tetapi proyek ini bukan persoalan uang, ini berkaitan dengan pesan (yang hendak disampaikan). Oscar dan saya akan melakukannya lagi. Teman dan keluarga saya mengatakan, saya orang gila. Namun, dengan mengatakan demikian, mereka tahu betapa saya punya hasrat kuat tentang adopsi. Mereka tahu bahwa saya akan melakukan apa pun untuk menolong binatang keluar dari tempat penampungan dan mendapatkan tempat yang layak."

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B0E5000005DC-351_636x365.jpg
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9B082000005DC-197_636x359.jpg
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9DD5B000005DC-930_636x383.jpg
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/20/article-1237315-07A9AFE5000005DC-448_636x403.jpg

You might also like:
Read more ...

10 Orang Desainer Mobil Terbaik dari Inggris

Saturday, July 30, 2011
Inggris sejak lama dikenal sebagai negara aristokrat yang memiliki gaya dan desain mobil yang elegan. Banyak mobil yang dilahirkan di negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Begitu pula dengan desainernya. Inggris memiliki segudang perancang mobil yang memiliki kualitas dan kemampuan membuat desain mobil yang bagus.

Siapa sajakah mereka? Berikut daftar 10 orang desainer mobil terbaik yang dimiliki Inggris

1. JP Blatchley
JP Blatchley merupakan perancang mobil-mobil Rolls-Royce yang hasil desainnya masih bisa dilihat hingga sekarang. Meski memiliki background di bidang aeronautical engineering, JP Blatchley terbukti mampu membawa mobil-mobil Rolls-Royce menjadi lambang kekayaan dan gaya hidup bangsawan.

2. Chapman Colin
Pria yang merupakan desainer Lotus ini merupakan kunci desain-desain mobil Lotus. Chapman berhasil berimprovisasi dalam hal desain dan menggabungkan DNA mobil balap di mobil biasa.

Chapman juga berhasil bereksperimen dengan menggunakan material-material baru dalam setiap mobil buatannya untuk mereduksi berat mobil dan meningkatkan performa. Hal itu menjadikan mobil-mobil Lotus menjadi mobil yang cantik bila dipandang dan menyenangkan ketika dikendarai.

3. Sir Alec Issigonis
Merupakan desainer merek mobil legendaris Mini, Issigonis berhasil membuat mobil Mini menjadi mobil kecil dengan efisiensi yang tinggi hingga akhirnya sempat menjadi ikon Inggris.

Dia mempelopori penggunaan suspensi independen dan menjadikan sistem penggerak roda depan (front wheel drive) menjadi standar industri roda empat dunia. Proyek besar pertamanya adalah Morris Minor, yang menunjukkan kemampuannya untuk membuat mobil dengan daya tarik massa. Mobil ini bahkan mampu bertahan dan produksinya berlangsung selama 20 tahun lamanya.

4. Malcolm Sayer
Malcolm Sayer adalah desainer yang melahirkan desain untuk Jaguar E-type yang hingga saat ini masih dipandang sebagai salah satu mobil dengan desain terbaik di dunia. Sayer mulai berkarir di Jaguar dengan membuat dua 'classic racing machines' yakni C-Type dan D-Type.

Namun E-Type adalah maha besar yang pernah dia buat. Tipe ini bahkan pernah menjadi panutan desain British sportscar yang telah terjual hingga 70 ribu unit. Sayer juga berniat membuat XJ13 racing prototype dan XJS sebelum kematiannya di tahun 1970.

5. Gordon Murray
Pria yang lahir di Afrika Selatan ini merupakan figur kunci dari pengembangan mobil legendaris McLaren F1 yang menjadi pioneer dalam penggunaan carbon fiber di sasis monokok yang menjadi benchmark dalam 20 tahun terakhir.

6. Ian Cullum
Ian Cullum adalah direktur desain di jaguar yang melahirkan Jaguar XK. Tidak hanya itu, Ian Cullum pun diketahui menjadi konsultan desain bagi Aston Martin ketika membuat mobil DB7.

7. Martin Smith
Meski berdarah British, Smith merupakan seorang desainer mobil yang bukan membuat mobil-mobil asal Inggris melainkan membuat desain mobil untuk merek Jerman, Audi dan Amerika, Ford.

Dialah orang yang membuat pergerakan dari Audi 80 ke teknologi Quattro. Smith pulalah yang bertanggung jawab atas garis besar desain Ford Eropa yang dinamakannya 'Kinetic Design.'

8. Peter Stevens
Pria ini merupakan salah satu desainer 'kutu loncat' yang berhasil. Stevens terlihat menikmati membuat desain-desain untuk beragam merek mobil mulai dari Lotus, Jaguar, Subaru, McLaren (bersama Murray membuat F1), BMW, Lamborghini, General Motors dan MG Rover Peter Stevens.

Kini Peter Stevens bekerja sebagai konsultan desain untuk manufaktur mobil Asia seperti mobil-mobil asal China, Jepang dan India.

9. Charles Spencer 'Spen' King
Spen King merupakan bapak dari mobil tangguh Range Rover. Bergabung dengan Rover di tahun 1945, Spen King memimpin sebuah tim untuk membuat Rover 200 dan menciptakan mobil yang hingga saat ini masih di produksi, Range Rover.

10. Patrick Le Quement
Le Quement merupakan desainer kelahiran Marseille, Prancis tapi banyak menimba ilmu desain di Inggris, jadi bisa dibilang darah Le Quement setengahnya adalah darah Inggris.

Le Quement merupakan desainer yang meletakkan garis desain baru untuk Renault seperti yang dapat dinikmati di Twingo, Megane dan Scenic. Mobil-mobil ini memiliki garis desain yang orisinal dan cukup berbeda dari desain mobil pada umumnya.

sumber: http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/TKfLI/~3/cRvwgur5bgk/perancang-perancang-mobil-ternama.html
Read more ...

Total Bilangan Prima

Saturday, July 30, 2011

Sebenarnya bilangan prima terbesar itu berjumlah tak terhingga. Itu berarti bilangan prima terbesar yang diketahui hingga saat ini pun, masih ada bilangan prima lain yang jauh lebih besar.

Bilangan prima ini merupakan penemuan komputasi terdistribusi dari proyek GIMPS (Great Internet Mersenne Prime Search) yang melibatkan para ahli dan matematikawan di seluruh dunia dengan cara menyebarkan perangkat lunak khusus kepada mereka yang menjadi sukarelawan. Kebanyakan dari mereka pun mengerjakan proyek ini hanya untuk hobi belaka dan pemenuhan kebutuhan berpikir. Hasilnya luar biasa !!!

2^43.112.609-1

Merupakan bilangan prima terbesar yang diketahui hingga saat ini. Ditemukan oleh seorang pria bernama Edson Smith menggunakan komputer Dell OptiPlex 745 di UCLA. Bilangan ini terdiri dari 12.978.189 digit. Dibutuhkan 3.461 halaman hasil (dari program yang digunakan) untuk menuliskan rincian bilangan tersebut, dengan 75 digit per baris dan 50 baris per halaman.

lihat di:
http://prime.isthe.com/no.index/chongo/merdigit/long-m43112609/prime-c.html

Hadiah uang sebesar $100.000 ditawarkan oleh Electronic Frontier Foundation untuk mengapresiasi penemuan penemuan selanjutnya, dengan syarat bilangan prima yang ditemukan minimal terdiri dari sepuluh juta digit, dan hadiah tambahan untuk penemu pertama bilangan prima yang terdiri dari seratus juta digit dan satu milyar digit. Mau mencoba ??


sumber: http://www.tongberisi.net/2010/03/sebenarnya-bilangan-prima-terbesar-itu.html
 |
Read more ...

Asal Mula Nama Negara Tercinta 'INDONESIA'

Saturday, July 30, 2011

Pada zaman purba, kepulauan tanah air disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan tanah air dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa Indoa menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.


Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Dalam bahasa Arab juga dikenal Samathrah (Sumatra), Sholibis (Sulawesi), Sundah (Sunda), semua pulau itu dikenal sebagai kulluh Jawi (semuanya Jawa).
Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).
Pada jaman penjajahan Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur).
Eduard Douwes Dekker ( 1820 – 1887 ), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" ( Bahasa Latin insula berarti pulau). Nama Insulinde ini kurang populer.



Indonesia
Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan ( 1819 – 1869 ), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Ingris, George Samuel Windsor Earl ( 1813 – 1865 ), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.
Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis:

"... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians".

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon ( Srilanka ) dan Maladewa. Earl berpendapat juga bahwa nahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.
Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.
Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan:
"Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago".
Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.
Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826 – 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.
Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.
Nama indonesisch (Indonesia) juga diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof. Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (pribumi) diganti dengan indonesiƫr (orang Indonesia).



Identitas Politik
Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.
Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.
Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya :

"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924). Pada tahun 1925, Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Hindia Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda menolak mosi ini.
Dengan jatuhnya tanah air ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda". Dan setelah itu lahirlah bangsa Indonesia.

 Source = http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4379552 Related Posts with Thumbnails
Read more ...

Tifa ,Alat Musik Dari Papua

Saturday, July 30, 2011

Tifa adalah alat musik yang berasal dari maluku dan papua, Tifa mirip seperti gendang cara dimainkan adalah dengan dipukul. Terbuat dari sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangi isinya dan pada salah satu sisi ujungnya ditutupi, dan biasanya penutupnya digunakan kulit rusa yang telah dikeringkan untuk menghasilkan suara yang bagus dan indah. bentuknyapun biasanya dibuat dengan ukiran. tiap suku di maluku dan papuamemiliki tifa dengan ciri khas nya masing-masing.

Tifa biasanya dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional, seperti Tarian perang, Tarian tradisional asmat,dan Tarian gatsi. rian ini biasanya digunakan pada acara-acara tertentu seperti upacara-upacara adat maupun acara-acara penting lainnya.


Read more ...