Pages

Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

20 Inspiring Quotes from Mahatma Gandhi

Sunday, January 26, 2014





I often look to Mahatma Gandhi for wisdom. His gentle approach to life is testament to the fact that strength does not equal physical capacity.

In the western world, we're taught that to be strong, we must be ferocious in attitude and vehemently go after what we want in life.

I believe this approach is flawed. And I think Mahatma Gandhi would agree with me.

His life story has proven that it’s possible to remain gentle in spirit, yet simultaneously command a huge amount of strength and respect.

He says:

In a gentle way, you can shake the world.

In a world in which authority is valued over authentic leadership, I believe we have a lot to learn from the man who fought for a nation with his mind alone.

Gandhi’s philosophy was not purely based on theory; instead he lived by rules of pragmatism. He practiced what he preached every day of his life

What an inspiring, authentic way to live!

I hope you can take some time to soak up the invaluable wisdom from the 20 Gandhi quotes below, and decide for yourself how you will exude your own gentle, strength today.

20 Inspiring Quotes from Mahatma Gandhi:
  1. “Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever.”
  2. “A man is but a product of his thoughts. What he thinks he becomes.”
  3. “Be the change that you want to see in the world.”
  4. “The weak can never forgive. Forgiveness is an attribute of the strong.”
  5. “I will not let anyone walk through my mind with their dirty feet.”
  6. “Strength does not come from physical capacity. It comes from an indomitable will.”
  7. “An ounce of patience is worth more than a tonne of preaching.”
  8. “Change yourself – you are in control.”
  9. “See the good in people and help them.”
  10. “Without action, you aren’t going anywhere.”
  11. “Take care of this moment.”
  12. “Be congruent, be authentic, be your true self.”
  13. “Continue to grow and evolve.”
  14. “A no uttered from the deepest conviction is better than a ‘Yes’ uttered merely to please, or worse, to avoid trouble.”
  15. “Glory lies in the attempt to reach one’s goal and not in reaching it.”
  16. "An eye for an eye will make the whole world blind.”
  17. “Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony.”
  18. “A coward is incapable of exhibiting love; it is the prerogative of the brave.”
  19. “Nobody can hurt me without my permission.”
  20. “In a gentle way, you can shake the world.”
credit
Read more ...

Tanda-Tanda Kalau Kita Belum Dewasa

Saturday, January 25, 2014
"TUA ITU PASTI, TAPI DEWASA ITU PILIHAN"

1. Ngetawain temen yang jatuh dan suka ngebully
Ini nih gan tanda pertamanya, emang sih sepele dan pasti banyak agan dan agan wati dimari yang sampe usia sekarang ini masih demen ngetawain temen agan yang jatuh/terpeleset. Lucu memang lihat kejadian kayak gitu, tapi kalo dipikir-pikir dan dirasain pake perasaan, kan kasihan temen kita yang jatuh itu, udah sakit, tambah malu pula gara-gara kita ketawain. Makanya mulai sekarang belajar deh, kalo ada temen yang jatuh, ditolongin ya jangan malah diketawain. ini nih yang satunya nih, nggak kalah maraknya dikalangan remaja remaji diusia yang harusnya bisa dikategorikan dewasa, yaitu suka ngebully, buat yang satu ini ga perlu panjang lebar deh ya njelasinnya, udah jelas banget bulling itu ga ada manfaatnya, kalo niatnya mau nyadarin orang atas kesalahannya kan ada cara yang lebik bijak dan etis dibandingin ngebully.

2. Males ngelaikuin pekerjaan yang sebenernya itu buat diri kita sendiri
Yang kedua nih gan.. agan dan agan wati pasti pernah kan ngerasain yang namanya males?. Nah, kalo agan dan aganwati masih sering males ngelakuin hal yang sebenernya itu penting buat diri sendiri , (misalnya : belajar, ngerjain tugas, bersih-bersih, kerja alias cari uang). Itu tandanya agan masih kurang dewasa dalam menjalani hidup ini.

3. Lupa beribadah kalo gak diingetin
Dewasa ini, orang-orang sering kali disibukkan dengan masalah pekerjaan, main, tidur atau hal apapun yang membuat kita jadi malas, menunda atau bahkan lupa untuk beribadah. Dan disinilah tingkat kedewasaan kita diuji, seberapa kuatkah hati kita untuk mau melaksanakan kewajiban kita ditengan kesibukan-kesibukan ini. Kan yang diwajibkan untuk beribadah itu orang yang udah dewasa kan?, ya kalo memang ngerasa udah dewasa ya monggo lah kesadarannya sendiri. Orang dewasa mana sih yang harus nunggu orang tuanya/orang lain ngingetin dulu baru mau berangkat ibadah?

4. Berantem sama pasangan/teman karena hal sepele
Gara-gara sms pending, curiga sama pacar, gara-gara telepon gak diangkat ngambek, gara-gara pacar gak ada waktu buat nemenin marah, gara-gara pacar deket sama cewek/cowok lain (padahal Cuma temen/rekan kerja/ malah saudaranya) cemburu. Terus lagi kalo masalah sepele sama temen, tau sendiri lah ya apa contohnya (rebutan gebetan.) Hmmm… kalo masalah-masalah kecil aja bisa buat ente marah/ngambek, dimana coba letak dewasanya?

5. Belum bisa bedain mana yang baik dan mana yang buruk
Salah satu ciri agan dan agan wati udah dewasa (selain cirri biologis loh ya ), adalah mengenai cara piker agan dan aganwati sekalian, okelah, umur 25 tahun misalnya, secara fisik/biologis usia segini udsah bisa dibilang dan dipastikan kematangannya, tapi kalo diumur segitu belum bisa mbedain mana yang baik dan mana yang gak baik, ya sama aja kayak anak-anak. Anak-anak yang belum tau kalo api itu panas, ya tahunya itu bagus, menyala-nyala, warnanya cerah (mungkin gitu pikirannya) bisa aja nyoba megang, tapi sekalinya tau kalo itu panas, ntar juga dia nangis terus ogah megang lagi. Lha ini, buat kita yang ngakunya udah dewasa, apakah bener cara pikir kita udah kagak kayak anak-anak?, gini deh contohnya, bagi beberapa orang dewasa diluar sana, narkoba itu hal yang menyenangkan, padahal mereka udah tau efeknya apa, tapi masih aja nekat ngonsumsi, apakah itu nggak lebih kekanak-kanakan disbanding anak-anak?. Kita harus lebih bijak dalam melakukan segala hal.

DEWASA BUKAN BERARTI TUA
DAN
TUA BUKAN BERARTI DEWASA

Be patient
Keep promise
Never lie
Always loyal
And life profesionaly

sumber
Read more ...

Rupa-rupa Cerita Soal Asal Suara Drumband Misterius di Yogyakarta

Monday, January 6, 2014

Suara drumband misterius kerap didengar warga Yogyakarta. Walau ada dugaan itu taruna AAU yang berlatih drumband, namun ada juga dugaan lain.

"Itu cerita lama, sudah semenjak saya kecil. Kebetulan rumah saya dulu di Jalan Notowinatan, Pakualaman. Suara tersebut selalu terdengar setiap pagi dari arah Timur, namun banyak juga yang mengatakan kalau itu adalah drumband taruna TNI-AU yang berlatih tiap pagi. Biarlah tetap menjadi keramahtamahannya Yogya saja," jelas KRMT Roy Suryo saat berbincang dengan detikcom, Senin (6/1/2014).

Roy yang kini menjabat Menpora ini merupakan warga asli Yogya. Roy juga pernah menuturkan bahkan ada beberapa orang juga sering cerita mendengar suara drumband tersebut terdengar jika malam dari arah Kraton.

"Namun terus terang kalau yg ini agak sulit dicari logikanya," imbuhnya.

Roy kerap mendengar drumband misterius setiap dini hari sampai pagi. Bahkan kadang-kadang mulai jam 2-an dini hari. Suara itu terdengar hingga rumah lamanya di Ndalem Notonegaran Pakualaman.
"Cuma terus terang karena almarhum ayah dulu sudah cerita "tidak usah dicari" sumbernya, ya sudah saya waktu itu kemudian memaknainya sebagai 'Kearifan Lokal' dan 'Keramahtamahan Jogja' saja, yang tetap biarkan apa adanya," urainya.

Ada cerita tersendiri soal asal muasal drumband itu. Selain soal taruna AAU, cerita lainnya pemain drumband itu menurut Roy anek rupa informasi.

"Ada yang cerita itu adalah "Prajurit Kraton", "Pasukan Nyi Roro Kidul", "Pahlamawan Perang yang di Kusumanegara", bahkan "Mantan Pelajar Golongan Kiri" dan sebagainya. Biarlah setiap orang memaknainya sendiri-sendiri," imbuhnya.

"Yogya memang luar biasa, termasuk cerita lama Lorong misterius dari Kraton, Tamansari ke Laut Selatan. Juga Lorong dari Kraton Ngayogyakarto ke Puro Pakualaman, dan sebagainya. Logikanya bisa jadi karena Sri Sultan HB I adalah Arsitek yang sangat luarbiasa, sehingga dimungkinkan hal-hal semacam itu terjadi. Silakan dimaknai sendiri," tambahnya lagi.

Bagaimana menurut Anda soal suara drumband misterius itu?

Sumber
Read more ...